Creative Entrepreneur : 6 Bisnis Tepat di Daerah Tempat Wisata
Industri pariwisata tidak pernah sepi, terutama ketika
memasuki masa libur panjang sekolah. Beruntunglah kita yang tinggal di
Indonesia karena negara ini memiliki banyak sekali tempat-tempat indah dan
menarik untuk dikunjungi. Setiap tahunnya jumlah wisatawan asing yang datang ke
Indonesia terus bertambah. Bahkan menurut beberapa media terpercaya,
selama tahun 2013 ada lebih dari 8 juta wisatawan mancanegara yang mengunjungi
Indonesia. Memang nama-nama seperti Bali, Borobudur,
Bunaken, Raja Ampat, atau Pulau Komodo masih menjadi tujuan kunjungan
kebanyakan wisatawan asing. Namun untuk tempat wisata lain juga terus
berkembang dan mengalami peningkatan kunjungan wisatawan.
Kita semua pasti sepakat bahwa tempat-tempat yang ramai
sudah pasti menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Jika demikian, mengapa
Anda tidak mencoba untuk membuka usaha di daerah yang dekat dengan tempat
wisata? Apabila sudah memiliki modal cukup tetapi
masih bingung untuk membuka bisnis apa di tempat wisata, berikut ini kami
tuliskan beberapa contoh usaha/ bisnis yang dianggap cocok di daerah dekat
tempat wisata:
1. Bisnis Penginapan
Berbicara bisnis penginapan, bukan berarti Anda harus
membuka hotel mewah dan berkelas. Ingat, tidak semua orang yang pergi berwisata
memiliki dana yang melimpah. Untuk itulah penginapan dengan harga terjangkau
dan fasilitas sederhana justru lebih banyak diminati.
Namun jika Anda hanya memiliki rumah area di sekitar
tempat wisata, bisa juga dimanfaatkan sebagai Homestay. Ini adalah sebuah model
penginapan dengan menyediakan fasilitas lebih lengkap dan terkadang pemilik
rumah dapat menghuni serta berbaur dengan para tamu. Homestay hampir sama
dengan Villa.
2. Bisnis Kuliner
Dimana pun usaha kuliner selalu cocok, baik itu di
kawasan industri, pertambangan, bandara maupun di pemukiman kumuh. Jadi jika
ditempat-tempat demikian cocok, tentunya di daerah wisata akan lebih cocok
lagi. Tetapi Anda harus menyesuaikan dengan tradisi dan budaya setempat. Akan lebih baik jika usaha kuliner yang dibangun
menyediakan berbagai makanan tradisional setempat. Namun hal tersebut menjadi
relatif, apa yang diperkirakan berpotensi laku. Bisnis kuliner seperti makanan
ringan khas daerah setempat juga lumayan diminati.
3. Bisnis Penyewaan Kendaraan
Bisnis sewa kendaraan baik itu kendaraan roda empat dan
roda dua sepertinya sangat masuk akal di daerah yang dekat dengan tempat
wisata. Bagaimana tidak? Akan banyak orang yang membutuhkan akses kendaraan
pribadi ketika mereka sedang tidak membawa dari rumah karena terlalu jauh. Terutama untuk wisatawan asing dari luar negeri.
Bisnis penyewaan kendaraan juga sangat erat kaitannya dengan bisnis
traveling, dimana Anda bisa menyediakan jasa antar jemput para turis dari
lokasi wisata ke hotel atau mungkin ke tempat lain.
4. Bisnis Penjualan Oleh-oleh
Berwisata ke suatu tempat akan sangat percuma jika Anda
tidak membeli sesuatu yang menjadi ciri khas daerah yang dikunjungi. Ya, untuk
itulah bisnis penjualan oleh-oleh menjadi sangat lazim ditemui di daerah dekat
tempat wisata. Beberapa oleh-oleh yang cukup laris manis adalah souvenir,
kerajinan khas daerah setempat, kaos atau busana yang bercorak atau bergambar
tempat wisata setempat.
5. Bisnis Jasa Penerjemah dan Tour Guide
Jasa penerjemah biasanya sangat dibutuhkan oleh para
wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia. Untuk banyak keperluan mereka
memang sangat membutuhkan jasa penerjemah. Selain itu jasa ini juga berkaitan
dengan jasa tour guide dimana tentunya para turis ingin mengetahui apa yang
mereka kunjungi. Ini adalah peluang bisnis yang menggiurkan.
Anda bisa berbisnis dengan membuka agen tour guide dan jasa penerjemah. Selain itu
tour guide juga cukup dibutuhkan bagi anak-anak sekolah yang sedang berkunjung
ke tempat wisata bersejarah.
6. Bisnis Jasa Fotografi
Tidak semua orang memiliki kamera professional dengan
hasil yang maksimal. Untuk itulah jasa fotografer masih dibutuhkan untuk
mengabadikan momen keceriaan saat berlibur. Anda bisa membuka usaha fotografi
atau percetakan di daerah dekat tempat wisata. Ya, untuk usaha percetakan Anda
mungkin akan bekerja sama dengan para fotografer keliling yang ada di tempat.
wisata.
7. Bisnis Event Organizer
Tak jarang orang yang mengadakan sebuah acara atau
kegiatan di daerah tempat wisata baik itu pertemuan bisnis, pernikahan, reuni,
launching produk dan lain-lain. Jadi jasa event organizer sepertinya cukup
dibutuhkan. Jadi bukan hal yang aneh jika Anda memilih membuka bisnis event
organizer di daerah dekat tempat wisata.
8. Kios dan counter
Sama seperti bisnis kuliner, keberadaan kios atau toko di
berbagai tempat sangat dibutuhkan. Termasuk juga ditempat wisata untuk memenuhi
kebutuhan para wisatawan, seperti makanan, minuman dan lain-lain. Atau
alternatif lainnya adalah membuka counter penjualan pulsa untuk melayani
wisatawan yang kehabisan saldo pulsa.
sumber : www.maxmanroe.com
Komentar
Posting Komentar